Saturday, 5 September 2015

Antara Saya, Bank Syariah dan Masyarakat Desa

Sejak awal mengenal Bank Syariah saya sudah jatuh cinta. Bagaimana tidak setelah bertahun-tahun saya dan keluarga besar “terpaksa” harus menabung di bank konvensional agar simpanan kami aman, akhirnya beberapa Bank Syariah akhirnya bermunculan di kota kami, kota Bengkulu. Seingat saya, awal geliat Bank Syariah mulai nampak sejak dibukanya Bank Muamalat. Saya yang dari dulu seringkali berharap akan ada bank syariah di kota Bengkulu begitu bersemangat. Saya memindahkan seluruh saldo tabungan saya ke sana. Kemudahan dan kenyamanan bertransaksi di Bank Syariah satu ini membuat saya sangat puas, dan yang terpenting adalah saya merasa nyaman karena terjamin bebas riba.


tabungan syariah saya & suami ^_^

Ya, Riba. Selama ini, kata “Riba” menjadi momok menakutkan yang selalu menghantui saya. Memang terdengar sepele, hanya dua suku kata. Namun sebenarnya Riba adalah dosa besar dan menjadi ancaman yang kadang sering kita lupakan.


“Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” [Al-Baqarah: 275]


Alhamdulillah, kini Bank Syariah semakin banyak bermunculan di kota Bengkulu. Saya dan keluarga tidak lagi kebingungan karena sudah semakin banyak pilihan. Bahkan saya punya tiga tabungan syariah dari bank yang berbeda untuk keperluan yang berbeda pula hehee…


Pengalaman saya dengan Bank Syariah berlanjut saat saya berstatus mahasiswa. Awalnya saya dan mahasiswa baru di kampus Universitas Muhammadiyah Bengkulu diminta untuk mengisi data yang diperlukan untuk pembuatan kartu mahasiswa. Dan alangkah senangnya saya saat tahu bahwa kartu mahasiswa ini bisa mempunyai fungsi ganda, selain sebagai identitas sebagai mahasiswa, kartu ini juga berfungsi sebagai ATM Bank Syariah Mandiri. Jadi saya pun bisa menabung dan bertransaksi menggunakan kartu ini. Bank Mandiri Syariah juga membuka payment point di kampus yang memudahkan mahasiswa untuk membayar uang semester.





Oh ya, saya juga punya satu lagi tabungan BRI Syariah yang biasa saya gunakan untuk bertransaksi lintas Bank. Hihii… kenapa begitu? Kelebihan dari tabungan BRI Syariah ini, asyiknya mau transaksi via ATM ke Bank manapun, walaupun ke Bank berbeda tidak dikenakan biaya. Lumayankan nggak ngurangi saldo tabungan ^_^


Pokoknya Bank Syariah itu punya kelebihan yang tak kalah dibandingkan bank konvensional.

1. Halal, karena bebas dari Riba.
Kredit yang diberikan oleh bank syariah mempunyai persyaratan yang mewajibkan dana digunakan untuk aktivitas  halal. Bisnis yang dibiayai bank syariah, juga tidak boleh berisiko mengandung kegiatan yang diharamkan oleh agama Islam. Namun ini tidak membatasi nasabah bank syariah harus muslim, agama apa pun boleh menggunakannya asal kepentingan pemakaian dananya bukan untuk usaha yang haram.

2. Fasilitas tak Kalah Lengkap dibandingkan Bank Konvensional.

Walaupun masih berumur muda, namun Bank Syariah punya fasilitas yang lengkap.  Semua jenis transaksi mulai dari tabungan, deposito, kredit usaha, kredit rumah, kliring, dan sebagainya dapat dilakukan dengan nyaman. Selain itu Bank Syariah pun telah terhubung dengan jaringan ATM online Bersama yang memudahkan kita bertransaksi dimana saja dan kapan saja. Bank Syariah juga dilengkapi dengan layanan Internet Banking, SMS Banking, bahkan kartu kredit syariah sehingga lebih praktis.

3. Manajemen Finansial yang Lebih Aman.

Tragedi finansial kredit subprime nyaris tidak menggoyahkan investasi yang berbasis keuangan syariah. Di saat banyak bank investasi dan bank-bank besar bangkrut maupun membutuhkan kucuran dana, banyak Bank Syariah baru yang justru bermunculan atau buka cabang telah bahwa manajemen finansial berbasis syariah jauh lebih aman dibandingkan ekonomi liberal yang dianut bank konvensional.

4. Nasabah berkontribusi Memperkuat Bank Syariah

Bank Syariah memberikan nisbah (“bunga” simpanan) berdasarkan perkembangan finansial perusahaan. Secara tidak langsung nasabah menjadi “pemegang saham” di Bank Syariahnya. Setiap transaksi yang kita lakukan akan memperkuat investasi bank. Semakin maju bank, semakin banyak pula keuntungan yang nantinya akan dibagikan sebagai nisbah kepada para nasabah.

5. Membantu Banyak orang yang Membutuhkan

Bank Syariah mengeluarkan 2,5 persen dari keuntungan tahunannya untuk dizakatkan. Namun bank konvensional tidak mempunyai kewajiban berzakat.Dengan menggunakan layanan Bank Syariah, secara tidak langsung kita turut berzakat dan membantu mereka yang membutuhkan. Jadi selain menabung untuk membuat uang kita aman, kita juga telah beribadah yang insyAllah akan diganjar pahala oleh Allah SWT.

Harapan Masyarakat Desa

Sedikit demi sedikit, akhirnya banyak masyarakat Indonesia yang mulai mempercayai bank syariah. Ekonomi syariah pun digadang-gadangkan akan menjadi solusi dari permasalahan perekonomian umat saat ini. namun, ternyata tidak semua masyarakat bisa mengecap nikmatnya menggunakan layanan bank syariah. Masih banyak ternyata desa-desa yang belum tersentuh oleh sistem keuangan syariah.

Mertua saya contohnya, yang tinggal di kabupaten paling seletan di Provinsi Bengkulu. Saat saya menceritakan kemudahan saat menabung di Bank syariah beliau sangat tertarik. Namun permasalahannya, di sana belum ada satupun bank syariah yang ada di sana.


“Amak ingin sekali menabung di bank syariah, biar harta kita tidak tersentuh riba. Belum lagi kalau orang kecil seperti pedagang dan petani disini kayak amak seringkali diincar oleh rentenir, karena kalau mau pinjam bank sulit. Coba ada bank syariah, pasti sangat membantu” 


Well, ini pengalaman yang menyakitkan sebenarnya. Kebiasaan masyarakat kecil meminjam uang dengan rentenir dengan bunga yang tak masuk akal sangat merugikan mereka. Namun kadang mereka tidak punya pilihan lain, kebutuhan yang kadang mendesak membuat mereka harus merelakan bertahun-tahun untuk melunasi “bunga”


Alangkah indahnya jika system ekonomi syariah mulai melebarkan sayap ke desa-desa kecil baik dipegunungan maupun pesisir. Agar keadilan ekonomi masyarakat tetap terlindungi. Agar semakin berkah harta penduduk negeri ini. dan semoga kebaikanpun akan menyertai bumi Indonesia.


Inilah cerita antara saya, bank syariah dan masyarakat desa, bagaimana dengan teman-teman? Punya cerita seputar pengalaman dengan Bank Syariah, yuk share disini!




Diikut sertakan dalam Lomba Blog Keuangan Syariah
IB Blogger Competition 2015 Periode 2



iB Blogger Competition

No comments:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar ^_^

BoBe (Blogger Bengkulu)

BoBe (Blogger Bengkulu)

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Join Now

Indonesian Food Blogger

Warung Blogger

IBX583D9D392DC6B

Kumpulan Emak Blogger

Kumpulan Emak Blogger

Join Now