Transpulmin Balsam dan Kehangatan Pelukan Ibu


“Umi jangan pergi” jika saat itu Ghazy bisa bicara mungkin itulah yang diungkapkannya lewat matanya yang sendu. Ia terisak tanpa suara, hanya air mata yang mengalir diiringi nafasnya yang terengah-engah walau telah dibantu alat pernapasan. Tangan kecilnya menggenggam jari saya yang masuk lewat lubang inkubator. Sejak hari pertama ia dilahirkan saya hanya bisa memeluknya sesaat. Hingga semua hingar bingar keceriaan berubah duka ketika sekujur tubuhnya membiru, jari-jarinya hampir menghitam dan dadanya cekung begitu dalam. Tangis yang pecah di ruang operasi semakin sayup. Perawat mencubit kakinya, ia menangis lalu diam. Dokter lalu menepuk bokongnya, ia lalu menangis tanpa suara dan mengeluarkan cairan kuning dari mulutnya.


Sakit pasca operasi tak lagi saya hiraukan. Benarlah bahwa saya begitu rapuh dengan segala hal tentang anak. Jangankan melihat banyaknya selang dan jarum ditubuh ringkihnya, melihat abangnya demam saja saya menangis tak tega. Ibu mana yang tak sedih terpisah dari anaknya. Selama 3 hari saya dirawat terpisah, hari ke 4 Ghazy harus dirujuk ke rumah sakit lain yang punya alat lebih lengkap. Kondisinya makin kritis saat tiba, semua alat deteksi menujukkan warna merah sedangkan kami harus menunggu besok agar Ghazy bisa menggunakan CPAP yang terbatas dan banyaknya bayi yang kritis. Dokter tak bisa meyakinkan apapun, kami diminta pasrah dan berdoa. Semoga Ghazy bertahan hingga esok hari.

Saya tidak diizinkan melihat Ghazy oleh suami pada awalnya. Ia mengkhawatirkan kondisi saya pasca operasi dan kesedihan saya.

“Tolonglah, Ummi mau lihat ghazy. tolonglah...” Saya memohon dengan derai air mata hingga akhirnya diizinkan. Waktu besuk yang hanya dua jam sehari saya manfaatkan untuk menyentuh Ghazy. Ia merespon dengan menggenggam jari saya, sesekali menangis dan terlelap. Walau sedih ada kekuatan saat melihat wajahnya. Saya berjanji pada diri sendiri akan kuat demi Ghazy.

“Kehadiran ibu sangat berarti untuk bayinya apalagi dalam kondisi kritis seperti ini, walaupun tidak bisa menggendong, Ibu elus dia, Ibu ajak bicara, Ibu bacakan ayat Al-Quran adalah aura positif sehingga ia merasakan kehadiran orang yang menyayanginya lalu tubuh pun akan merespon positif, insyAllah segera diberikan kesembuhan” Dokter anak yang menangani Ghazy memberi semangat untuk saya dan Ibu-Ibu lainnya yang dirundung duka. 

Sentuhan Ibu memang tiada gantinya. Saya sendiri jika sakit selalu rindu pijatan dan elusan tangan Ibu. Seperti obat, dengan izin Allah sentuhan Ibu menjadi pendukung kesembuhan buah hati. Setiap harinya saya rutin menemani Ghazy selama dua jam hingga kabar baik datang bahwa CPAP Ghazy bisa dilepas dan saya bisa menemui Ghazy 2 jam sekali di ruangan dan bisa menyusui langsung. Momen yang sangat saya tunggu-tunggu. Ah, susah sekali mengungkapkan kebahagiaan itu saat saya bisa menggendongnya, mengelus rambutnya, menggenggam tangannya hingga berlama-lama menyusuinya. Saya memilih menginap di rumah sakit agar bisa memantau perkembangannya. Alhamdulillah hari ke 10 Ghazy diperbolehkan untuk pulang. Bahagia bercampur cemas bagaimana merawat Ghazy setelah pulang.


Merawat Ghazy dengan Gangguan Pernapasan


Saya dipenuhi kecemasan saat membawa ghazy pulang. Namun tetap yakin bisa merawat ghazy sesuai yang disampaikan dokter. Ghazy belum bisa dikatakan sembuh, sekarang ia sedang proses pemulihan dan semuanya dibutuhkan perawatan yang maksimal. Ghazy harus dijaga agar tetap hangat dan jauh dari debu  atau apapun yang membuat pernapasannya terganggu.

Minggu pertama di rumah adalah momen yang membuat saya selalu cemas. Saat itu seringkali hujan di malam hari. Setiap malam ghazy kedinginan yang ditandai dengan menggigil, cegukan, bersin-bersin, nafas tersumbat, batuk hingga muntah yang cukup parah hingga keluar dari hidungnya. Saat berkonsultasi ke dokter hal ini wajar mengingat jalur nafas Ghazy yang belum pulih sepenuhnya. Saya diminta lebih intensif menjaga Ghazy. Saya dan suami akhirnya merubah posisi tempat tidur agar terhindar dari angin, Ibu saya pun memberikan kasur untuk Ghazy agar ia bisa lebih hangat. Agar daya tahan tubuhnya bisa membaik berikut hal-hal yang saya lakukan

Memberi ASI

Sejak masuk rumah sakit dokter memang tidak memperbolehkan bayi di ruang NICU mengkonsumsi susu formula jika masih bisa diusahakan ASI dari Ibunya. ASI mengandung nutrisi tinggi termasuk antibodi untuk melawan virus dan bakteri. Semakin sering Ghazy minum ASI akan membantu pengeluaran lendir yang menyumbat di saluran nafasnya. Selain itu kondisi tubuhnya akan semakin membaik karena nutrisi ASI.

Memberikan Pakaian yang bersih dan hangat

Ghazy memang berbeda dari anak lainnya karena belum bisa terkena angin berlebihan. Jadi saya selalu mengenakan pakaian yang bersih dan hangat agar ia tidak mudah masuk angin. Saya pun rutin mengganti pakaiannya jika mulai lembab agar ia tidak mudah kedinginan. Ghazy pun setiap pagi saya bawa ke teras untuk mendapatkan kehangatan matahari pagi sebelum pukul 08.30 dengan posisi terlentang dan telungkup.

Memeluknya Sesering Mungkin


Pelukan saya adalah salah satu hal yang sangat disukai Ghazy. Jika ia sudah mulai cegukan dan bersin-bersin saya segera menggendongnya. Memeluknya dengan posisi yang nyaman walau saya harus bergadang semalaman sambil duduk agar ia bisa tertidur dengan nyaman. Saya tidak mau coba-coba karena tubuhnya masih lemah. Sesekali saya mengajaknya berbicara dan mengafirmasi dengan mengatakan Ghazy kuat nak, Ghazy pasti sehat InsyaAllah. Saya perbanyak istigfar dan bersyukur, mungkin ini cara Allah agar saya lebih banyak waktu bersama anak-anak dan membangun kedekatan bersama mereka. Suatu saat mungkin saya akan rindukan momen kehangatan bersama anak seperti ini.

Memijat dan Mengoleskan Transpulmin BB Balsam


Transpulmin BB Balsam menjadi andalan saya selama ini dalam merawat anak-anak apalagi Ghazy dengan gangguan pernapasan. Jika cuaca mulai dingin dan Ghazy mulai memperlihatkan tanda nafas yang sesak saya segera mengoleskan Transpulmin BB Balsam di leher, dada, perut serta punggungnya.  Saya oleskan tipis sambil memijat dengan lembut. Biasanya setelah dioleskan Transpulmin jalan nafasnya menjadi sedikit lebih lega dan bisa kembali tidur dengan nyenyak. Kandungan Eucalyptus Oil pada Transpulmin BB Balsam bekerja membuat tubuh ghazy lebih hangat dan memberikan efek menyegarkan sehingga sesaknya bisa sedikit reda. Selain itu Ekstrak Bunga Chamomile menimbulkan efek relaksasi dan membuatnya tidur nyenyak.

infographic by Transpulmin.co.id

Transpulmin BB Balsam merupakan balsam khusus baik yang selain bisa digunakan untuk melegakan nafas , juga bisa digunakan sebagai obat gosok untuk mengatasi nyeri punggung, meredakan sakit kepala, sakit perut, dan menghangatkan badan bayi saat terserang influenza.  Penguapan dari minyak Atsiri pada kulit memberikan efek menyegarkan  dan juga sebagai penghangat tubuh. Tekstur balsam ini sangat lembut dan cepat menyerap serta tidak membuat kulit anak alergi sehingga sangat nyaman digunakan. Produk ini telah dipercaya dan direkomendasikan oleh para Dokter Spesialis Anak sejak +/- 30 tahun yang lalu.

Kini kesehatan Ghazy mulai membaik, berat badan yang turun saat di rumah sakit kini sudah normal kembali. Dadanya yang awalnya cekung pun sudah tidak tampak lagi. Senang sekali mendengar tangisnya yang kencang memenuhi rumah kami, tangis yang selalu saya rindukan saat dirumah sakit. Ia pun telah bisa rutin mandi dengan menggunakan air hangat. Untuk mencegah ia kedinginan, saya   tetap menggunakan Transpulmin setelah mandi dan sebelum tidur malam. 

Transpulmin Family Balsam untuk Keluarga


Selain BB Balsam untuk bayi, saya juga menyediakan Transpulmin Family Balsam untuk saya, suami dan Ubay anak pertama saya. Transpulmin Balsam berwarna kuning bisa digunakan oleh anak diatas 2 tahun dan seluruh keluarga. Manfaatnya sama seperti BB Balsam untuk meredakan nyeri punggung, sakit kepala, sakit perut dan menghangatkan badan. Saat Ubay (3 tahun) terserang flu dan batuk, saya juga mengoleskan Transpulmin Balsam di bagian leher dada dan punggungnya. Setelah itu saya berikan minum air hangat agar ia lega. Biasanya setelah itu ia minta dipijit dan tidur sambil memeluk saya. Jika ia mengalami pilek dan susah untuk mengeluarkannya, saya memasukkan beberapa cm Transpulmin Balsam ke dalam 1 liter air panas yang bisa dihirup uapnya untuk melegakan nafas dan memudahkan lendir di hidungnya keluar. Kandungan menthol Transpulmin dapat meringankan gejala pilek, dan gangguan pernafasan lainnya.

infographic by Transpulmin.co.id


“Ummi sini aja, peluk aja” begitulah yang sering diucapkan Ubay saat sakit. Jika sudah begitu saya akan berlama-lama memeluk dan menemaninya.

“Sabar ya nak, ummi doakan Ubay cepat sembuh” Ia lalu memeluk saya makin erat. Kadang saya ikut tertidur karena aroma Transpulmin yang menenangkan. Kondisi tubuhnya akan lebih membaik setelah dioleskan transpulmin 2-4 kali sehari diiringi istirahat yang cukup dan konsumsi makanan yang sehat.



Hingga sekarang saya masih setia menggunakan Transpulmin untuk kesehatan keluarga. Transpulmin sangat bermanfaat dan sangat tepat jika kita menyediakannya di rumah. Transpulmin bisa didapatkan di berbagai apotek dan toko terdekat dengan harga yang terjangkau.


Kesehatan keluarga sangatlah mahal dan tidak bisa digantikan dengan apapun. Kehangatan kasih sayang  dari sentuhan dan pelukan ibu pun tidak bisa digantikan dengan siapapun. Yuk jangan lewatkan menunjukan kasih sayang Ibu pada anak-anak dengan sentuhan dan perhatian terutama saat mereka sakit. Sediakan Transpulmin Balsam untuk menemani peran kita sebagai Ibu. Semoga kita dan keluarga sehat selalu.



19 comments

  1. buah hati memang selalu lucu ya bawaannya..
    semoga menang kompetisinya..

    ReplyDelete
  2. Wah..Ghazi gemesin banget....
    Sehat terus ya nak... Amin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia tambah ngegemesin mbk..
      Aamiin makasih y mba

      Delete
  3. Wah, dek Gahzy udah gede ya. Hihi
    Sehat terus y dek bareng transpulmin balsamnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa dah 3 bulan sekarang, makasih doanya

      Delete
  4. Duh Ghazy lucu banget mbak.. Semoga Ghazy bisa sehat terus ya mbak.. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihii iya tmbah lucu dia skrg.. Aamiin iya smg sehat terus

      Delete
  5. Semoga Ghazy yang lucu nan menggemaskan sehat terus ya

    ReplyDelete
  6. Semoga Ghazi selalu sehat ya mbak, aamiin.

    ReplyDelete
  7. Eh dedek ghazi dah besar sekarang, sehat lagi :)
    Alhmdulillah umminya pejuang gitu, jadi dedek ghazinya kan juga strong :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa dah 3 bulan nte..
      Iya ghazy nya pejuang bgt dri lahir

      Delete
  8. Wah, ibu muda yg penuh kasih sayang. Suka bacanya, tulisan rapih dan enak dibaca
    Vuvu bunfs kuha bernama Ghazi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih bunda... Semoga cucunya sehat selalu yaa

      Delete
  9. Balsam andalan sejak anak saya masih kecil :)

    ReplyDelete

Silahkan Berkomentar ^_^