Sahabat: Berbeda Namun Sehati

Apa sih arti seorang sahabat untuk kamu? Apakah sahabat itu teman curhat? Teman seru-seruan? Atau teman yang bisa suka traktir makan? Hehe..

Apapun persepsi kita tentang sahabat, saya percaya kalau teman-teman setuju kalau kehadiran sahabat sangat berarti. Ada kalanya ada beberapa hal yang tidak bisa kita utarakan pada keluarga, maka sahabatlah tempat mengadu. Ada kalanya kita merasa sedih dan banyak masalah, sahabatlah tempat kita bercerita dan mendapatkan nasihat.

Dulunya sih saya sempat mengira semua teman sama saja, telah berulang kali saya kecewa dengan banyak orang dan akhirnya memilih untuk menjauh. Namun perjalanan mengantarkan saya untuk bertemu dengan beberapa orang yang tulus menerima apa adanya, bukan ada apanya. Kini arti sahabat bagi saya pribadi lebih dari sekedar teman curhat, tapi mereka juga sumber inspirasi yang membuat saya bersemangat untuk menjadi lebih baik.Mereka yang walaupun terpisah jarak tetap mendoakan diam-diam untuk kebaikan sahabatnya.

Saat SMA saya punya sahabat dalam satu geng *hehe yang membuat saya lebih percaya diri akan potensi diri. Berawal dari kesamaan kami dalam ekstrakulikuler RISMA dan PMR, kami berenam mulai dekat. Perbedaan suku, ras, bahkan karakter bukan jadi penghalang untuk menjadi sahabat. Saya masih ingat cobaan paling berat dari kisah persahabatan kami berenam adalah karakter yang sangat bertolak belakang. Inga Salati yang tegas, mbak Tuti yang lembut, Dodo Uul yang to the point, bungsu Elva yang manja, dedek Gumi yang lincah, hingga saya yang cuek menjadi warna dalam persahabatan. Kami bahkan pernah bertengkar gara-gara bercanda soal kebiasaan makan bungsu Elva yang cepat dan banyak tapi badannya tetap kurus. Atau pernah juga membuat Dodo Uul menangis karena meninggalkannya di jalanan ramai sedangkan ia takut sekali menyebrang. Jika diingat memori itu membuat saya senyum-senyum sendiri. Rasanya cepat sekali berlalu, kami berenam kini sudah berkeluarga dan terpisah jauh. Mulai sibuk dengan kegiatan masing-masing dan keluarga baru. Saya berharap mereka selalu sehat dan bahagia.

***

Saya pun menemukan sahabat saat di bangku kuliah. Masa-masa di kampus lebih berat dibandingkan saat SMA. Berbagai karakter teman saya temui, mulai dari yang polos, jutek, tidak mau memikirkan orang lain, bahkan yang suka dengki. Saya pun pernah dilanda kecewa dan kesedihan mendalam karena dijauhi oleh orang-orang yang awalnya saya kagumi, saya hormati bahkan saya contoh. Rasanya asing saat berjalan menuju kampus kerena beberapa pasang mata menganggap saya sebagai manusia bersalah yang tak layak mendapat pengampunan. Tak perlu diceritakan detailnya, namun saat itu saya merasa sendiri.

Hingga saya menemukan tempat berteduh pada bangunan indah di sebelah Masjid Al-Farabi.  Melabuhkan diri menjadi penyiar radio hingga akhirnya bertemu dengan orang-orang hebat, gokil, dan membuat saya nyaman. Merekalah yang akhirnya mengobati luka hati. Mbak-mbak dan kakak-kakak di Radio Jazirah yang tak pernah meninggalkan saya walau salah, tapi menasehati dengan cara mereka. Tetap berada di samping saya.



Masih ingat saat pertama kali bertemu Mbak Meri dalam audisi penyiar, beliau yang keturunan jawa terlihat lembut, bertolak belakang dengan saya keturunan Minang yang tampak agak sangar. Tapi ternyata tidak seperti yang dibayangkan, kegokilan dan keseruan mengalir begitu saja hingga kami mulai dekat. Saya pun dekat dengan lelaki yang kini jadi suaminya, Bang Hardi si kutu buku yang sering di sebut sebagai Profesor atau perpustakaan berjalan. Ada pula Bang Nover penyanyi nasyid, qori’ dan pendakwah namun saat bercanda lawakannya mengalahkan komika. Lalu mas Wawan, lelaki super keras namun tak pernah menolak jika dimintai tolong. Saat semuanya menikah, akhirnya berkumpullah para istri menjadi sahabat dan teman curhat dalam grup Emak-Emak Rempong Soleha.

***

Jika diingat persahabatan ini telah berjalan bertahun-tahun sejak kuliah hingga kini kami mempunyai anak. Tidak mudah menjaganya, bahkan penuh dengan airmata. Saya masih ingat kami sering kumpul merembukkan permasalah salah satu teman dan mencari solusinya. Saya juga masih ingat kami sering membuat acara kumpul keluarga walau hanya sekedar ngeteh dan makan pempek bersama. Mungkin inilah salah satu hal yang membuat persahabatan tetap langgeng.  Menerima kekurangan masing-masing, walau berbeda namun sehati dan menjaga silaturahmi walau telah berjauhan dan punya keluarga sendiri.

Ya, acara kumpul walau hanya sekedar ngeteh menciptakan momen kebersamaan yang tidak bisa dinilai dengan apapun. Jika sudah kumpul begitu jadi lupa waktu, kadang sudah malam baru teringat pulang.  Jika sudah berkumpul bersama sahabat, hal yang tidak penting kadang menjadi penting. Pernah kami berdebat ingin jalan-jalan kemana atau makan dimana? Lama sekali menimbang-nimbang dan akhirnya tidak jadi pergi, malah ngobrol di rumah Mbak Meri hehee.. kalau sudah begitu biasanya Mbak Meri akan mengeluarkan stok makanannya. Kalau kurang maka salah satu di antara kami akan membeli keluar.

***

Salah satu minuman yang pas disuguhkan saat acara berkumpul bersama sahabat adalah Teh Hijau Cap Kepala Djenggot. Sebenarnya saya sudah sering mencoba teh ini, namun tidak menyadari bahwa yang saya konsumi adalah teh hijau Kepala Djenggot. Selain sehat, menikmati teh bersama sahabat menimbulkan keakraban dan membuat kami makin sehati.

Teh Hijau Kepala Djenggot merupakan pilihan #Sehatea saya dan sahabat. Teh hijau kaya akan Catechin antioksidan, yang sangat baik untuk kesehatan tubu hyang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan memperkuat kekebalan tubuh.. Kandungan vitamin, saponin,theophyline, theobromine dan lainnya pada teh mampu melawan infeksi dan membantu menjaga agar suhu tubuh tetap optimal. Selain itu, teh hijau dipercaya punya khasiat untuk kecantikan kulit, seperti memperlambat proses penuaan, mencegah keriput di wajah, mencegah kanker, melindungi kulit dari sinar matahari, juga mengatasi jerawat.

Bahan baku teh cap “Kepala Djenggot” produksi PT. Gunung Subur Sejahtera berasal dari perkebunan teh pilihan yang berada pada ketinggian diatas 1.250 meter dari permukaan laut. Inilah tempat yang ideal bagi tanaman Camillia Sinensis berkualitas tinggi. Pada ketinggian ini tanaman teh tumbuh lebih lambat, dan ini mempertebal rasa, aroma, dan kandungan unsur-unsur yang ada pada daun teh. Guna mendapatkan kualitas terbaik, hanya tiga daun dari pucuk yang dipetik.

Saya pun membaca artikel mengenai manfaat teh hijau kepala djenggot di sini http://www.gss.co.id/id/teh-hijau/ dan mendapatkan beberapa informasi mengenai manfaat teh hijau.


Tak banyak yang tahu bahwa sebenarnya nilai nutrisi teh hijau sangat tinggi, yang terpenting adalah antioksidan yang dikenal sebagai polifenol.Antioksidan dapat menetralkan radikal bebas sebelum menyebabkan kerusakan. Antioksidan memperlancar pencernaan dan metabolisme dalam tubuh. Antioksidan berfungsi sebagai mekanisme pembersihan dalam tubuh dan sangat bagus untuk kesehatan kardiovaskular. Penelitian membuktikan bahwa teh hijau memberikan manfaat kesehatan yang lain seperti menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol LDL, dan bahkan memerangi bakteri dalam mulut yang menyebabkan plak. Jadi teh ini baik untuk mengurangi atau menghilangkan kerusakan gigi.


Selain itu ada kandungan tanin pada teh hijau yang dapat membantu produksi antibodi dan respon kekebalan tubuh terhadap infeksi. Kandungan kafein pada teh hijau  menstimulasi metabolisme dan membantu oksidasi lemak. Kombinasi teh hijau dan kafein juga meningkatkan pengurangan berat badan. Nah ini cocok sekali untuk para wanita yang ingin menurunkan berat badan secara sehat dan alami karena Teh hijau tidak mengandung lemak, jadi tidak ada kalori yang muncul dari lemak. Teh ini adalah sumber yang kaya berbagai vitamin dan mineral. Jumlah vitamin C (ascorbic acid) dalam teh hijau dapat disetarakan dengan lemon. Teh hijau juga mengandung vitamin B yang larut dalam air dan dengan cepat terlepas dalam secangkir teh.


Dengan banyaknya khasiat yang didapat Teh Hijau Kepala Djenggot terutama untuk kesehatan dan kecantikan kulit, teh satu ini memang menjadi pilihan tepat untuk saya dan sahabat, apalagi wanita suka sekali yang berhubungan dengan kecantikan hehe... persahabatan menjadi lebih akrab dan hangat dengan acara minum teh bersama.

Nah kalau teman-teman punya nggak sih kisah persahabatan yang walaupun berbeda tapi tetap #sehatea? Yuk share ceritanya di komentar atau bisa membuat tulisan tentang sahabat di blog teman masing-masing.

Mudik Selamat, Aman dan Nyaman dengan Transportasi Udara



Assalammualaikum wr.wb

Hai #SobatAviasi apa kabarnya puasa tahun ini? Semoga teman-teman yang menajalankan ibadah puasa diberi kemudahan ya. Btw, ga terasa kita sudah menjalani pertengahan bulan ramadhan ya. Cepat sekali rasanya berlalu. Memasuki pertengahan Ramadhan biasanya kita bertambah sibuk dengan banyaknya persiapan Lebaran. Ibu-ibu biasanya heboh dengan pilihan kue kering dan baju lebaran untuk keluarga, bapak-bapak juga mulai bersih-bersih rumah, mengganti cat rumah agar bisa terlihat lebih cantik rumahnya. Begitu pula dengan para perantau, mulai memesan tiket dan mencari oleh-oleh untuk dibawa mudik.

Mudik memang jadi budaya yang melekat di masyarakat Indonesia. Ada yang kurang rasanya jika saat lebaran tidak mudik atau pulang kampung. Berkumpul bersama keluarga tercinta jadi momen berharga yang tidak bisa kita lewatkan. Ya, karena pada saat lebaranlah biasanya seluruh keluarga akan berkumpul dan bersilaturahmi.

Banyak alternatif pilihan transportasi untuk mudik seperti transportasi udara, transportasi darat dan transportasi laut.  Kita bisa memilih sesuai dengan kebutuhan. Saya pribadi, untuk mudik antar kota di provinsi memilih jalur darat karena memang hanya itu yang ada hehee.. tapi kalau sudah jauh misalnya antar provinsi transportasi udara memang jadi pilihan utama yang tepat.

Salah satu alasannya mudik dengan jalur udara lebih cepat aman dan nyaman dibandingkan moda transportasi lainnya. Saya pernah nih mudik ke Sumatera Barat menggunakan jalur darat dengan kendaraan pribadi yang di bawa oleh kakak ipar. Perjalanan mudik yang saya harapkan menyenangkan malah sebaliknya. Ada-ada saja kendala seperti macet, mogok, ban pecah, hingga kondisi dalam mobil yang tidak nyaman. Sebagian keluarga mabuk darat begitupun saya dan Ubay yang masih balita. Setibanya di kampung halaman, kami malah sakit dan tidak bisa pergi bersilaturahmi. Pengalaman mudik yang menyedihkan :(  padahal saya berharap bisa keliling Solok selama mudik.

Kini saya lebih berhati-hati dalam merencanakan mudik. Apalagi dengan kondisi punya balita. Saran saya sih pikirkan kesehatan dan keselamatan selama perjalanan agar saat tiba di kampung halaman dengan kondisi prima.

#SobatAviasi menggunakan transportasi udara untuk mudik memiliki banyak kelebihan diantaranya :

sumber gambar : pixbay.com

1.    Cepat

Semua pasti setuju kalau mudik menggunakan transportasi udara lebih cepat dari yang lainnya. Suami saya yang sekolah di Yogyakarta pernah menggunakan bus dan itu membutuhkan waktu 3 hari dari Bengkulu loh. Berbeda jika menggunakan Pesawat Terbang yang hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja. Waktu yang harusnya digunakan selama perjalanan bisa kita manfaatkan untuk hal lainnya.

2.    Aman dan Nyaman

Transportasi udara cenderung lebih aman dan nyaman loh. Bus seringkali terkendala kemacetan apalagi di musim mudik menjelang lebaran. Waktu perjalanan pun menjadi lebih lama. Pengalaman saya biasanya seringkali terjadi kemacetan saat akan menyebrang dari pelabuhan Merak-Bakehunie. Belum lagi kita harus ekstra hati-hati saat berada di kapal feri karena seringkali terjadi kecopetan. Bagi saya yang memilki balita akan sangat repot harus saat mereka ingin buang air kecil ataupun besar karena perjalanan yang lama.

3.    Sehat dan Selamat

Walaupun masalah sakit dan ajal ditangan Allah dan dengan kendaraan apasaja bisa terjadi kecelakaan. Tapi dengan menggunakan transportasi udara kita bisa meminimalisir kecelakaan yang sering terjadi di musim mudik. Saya sering sedih saat melihat liputan banyak orang membawa anak bayi atau balita berkendara motor dengan barang yang begitu banyak.

Nah untuk #SobatAviasi yang ingin melakukan mudik dengan transportasi udara berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar Mudik dengan Selamat, aman, dan nyaman

1.    Pesan Tiket Beberapa Bulan Sebelum Keberangkatan

sumber gambar : Facebook DJPU

Harga tiket memasuki musim liburan memang lebih mahal dari biasanya. Nah untuk mengantisipasinya, pesanlah tiket jauh-jauh hari atau beberapa bulan sebelum keberangkatan setidaknya tiga bulan, apabila ingin mendapatkan harga yang relatif rendah atau murah. Jika kita memesan beberapa hari sebelum keberangkatan kemungkinan tiket sudah habis ataupun tersedia dengan harga yang sangat tinggi. Sering-seringlah cek promo tiket pesawat *hehehe agar bisa mendapatkan harga yang terbaik

2.    Bawalah Barang Seperlunya

Saat mudik usahakan untuk membawa barang secukupnya. Jangan berlebihan karena akan membuat kita repot. Berilah tanda pada barang bawaan kita atau bisa dengan menuliskannya dengan spidol agar saat pengambilan bagasi tidak tertukar.

3.    Lakukan Check in Online dan datanglah 3 jam sebelum keberangkatan

Sekarang check ini bisa dilakukan secara online untuk membantu kita menentukan bangku penumpang. Untuk #SobatAviasi yang berada di kota besar baiknya datang ke bandara 3 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari macet dan gangguan menuju bandara. Saat musim mudik juga biasanya counter check in sangat padat. Dengan datang lebih cepat kita bisa check in lebih cepat pula.

4.    Bagi ibu hamil periksalah ke dokter dan minta surat keterangan

perjalanan saat hamil lebih nyaman menggunakan transportasi udara

Saat kehamilan 3 bulan dan 6 bulan saya pernah melakukan perjalanan dengan transportasi udara. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saya mengecek kondisi janin ke dokter dan meminta surat keterangan hamil dan boleh melakukan perjalanan udara. Surat itu nantinya akan diberikan kepada petugas bandara saat check ini. Pihak maskapai perlu mengetahui ibu hamil dan bayi/balita agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Nah itu tadi tipsnya, semoga bisa bermanfaat ya. Untuk mendapatkan informasi seputar mudik saya bergabung menjadi #SobatAviasi, teman-teman pun bisa bergabung di  social media DJPU di https://www.instagram.com/djpu151/ dan https://www.facebook.com/djpu151/.

#SobatAviasi  yang punya tips juga tentang keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan bisa donk share di kolom komentar atau ikutan vlog competition DJPU di website http://selamanya.id/ . Dengan mengikuti lomba ini teman-teman berkesempatan untuk traveling ke Raja Ampat loh dan masih banyak hadiah lainnya. Saya sudah ikutan, #sobataviasi Yuk ikutan juga.....


Semoga mudik lebaran tahun ini menyenangkan ya



Review : Roro Mendut Lulur dan Masker Rempah Hitam Whitening


 “Ga usah pakai yang macem-macem” begitulah nasihat yang sering saya dengar dari teman-teman ketika sedang hamil. Obat-obatan, scincare dan kosmetik kadang mengandung zat kimia berbahaya yang akan berpengaruh pada kondisi janin. Makanya sebisa mungkin ibu hamil seperti saya harus hati-hati dan memilih dengan tepat produk yang harus digunakan.

Eit, bukan berarti ibu hamil nggak boleh tampak cantik ya. Tetap bisa donk, asalkan produk kecantikan yang dipilih haruslah aman dan tidak mengandung zat berbahaya. Saya pribadi pun setiap bulan mengunjungi salon kecantikan untuk melakukan perawatan. Soalnya saat hamil butuh relaksasi yang bikin nyaman dan bahagia biar calon debay jadi ikutan bahagia kayak emaknya hehee... . Jika tidak sempat ke salon dan lagi bokek hehee saya memilih untuk perawatan di rumah seperti luluran dan maskeran.

Awalnya bingung mencari merk lulur yang bagus dan lulur untuk memutihkan kulit. Hingga akhirnya baru-baru ini saya mencoba skincare Roro Mendut, produk perawatan kecantikan spa tradisional khas Keraton Mataram Yogyakarta. Dari namanya saja sudah kelihatan ya kalau produk ini merupakan produk tradisonal Indonesia yang kaya akan rempah. Diformulasikan dari ramuan resep jamu yang digunakan untuk ritual kecantikan tradisional Keraton Mataram Yogyakarta. Memanfaatkan penggunaan dedaunan, akar-akar, biji-bijian dan rempah-rempah yang khasiatnya telah terbukti secara ilmiah oleh dermatologis bermanfaat bagi perawatan kecantikan sebagai Budaya Cantik Indonesia.

Skincare Terbaik Indonesia ini membuat saya jatuh cinta karena bahan bakunya terbuat dari perkebunan Indonesia plus aman digunakan oleh siapa saja termasuk ibu hamil, ibu menyusui bahkan untuk baby spa.

Waktu pertama kali mencoba produknya ada wangi khas kopi yang menenangkan wajar saja setelah saya teliti ada kopi robusta dalam komposisinya. Kebetulan banget saat awal puasa cuaca sedang panas-panasnya, akhirnya saya coba deh lulur dan maskernya. Dari pada penasaran yuk simak reviewnya.

Lulur Rempah Hitam Whitening


Lulur roro mendut ini kemasannya mirip jamu dan lulur ibu saya zaman dulu. Dus luarnya dari kertas tebal dan bubuk maskernya dalam kemasan plastik bermerk dengan zip lock, jadi jika tidak menggunakan semuanya bisa ditutup lagi dengan rapat. Kesan pertama saat mencoba sih memang wangi banget karena terdiri dari kandungan beras ketan hitam, kopi, rumput laut, teh hitam,  rempah-rempah dan aneka tumbuhan lainnya.


Manfaat penggunaan lulur pemutih alami ini banyak banget diantaranya untuk eksfoliasi sel kulit mati, mengangkat kotoran, daki dan juga komedo, mengatasi kulit kusam, membersihkan noda bekas jerawat dan meratakan warna kulit. Pemakaian secara rutin menjadikan kulit lebih putih, bersih dan halus. Nah lulur ini bisa digunakan untuk perawatan wajah atau perawatan badan.

Nah berikut cara menggunakan lulurnya


1.    Tuangkan bubuk lulur rempah hitam whitening Roro mendut ke dalam mangkuk kecil. Untuk perawatan badan bisa ½ atau 1 sachet. Kalau untuk perawatan wajah sekitar 1/3 sachet atau secukupnya aja.
2.    Tambahkan air bersih secukupnya sambil diaduk. Jangan terlalu kental dan jangan terlalu cair juga
3.    Oleskan ke seluruh wajah dan tubuh secara merata
4.    Jika lulur sudah setengah kering, pijat dengan gerakan memutar sehingga lulur berjatuhan dan bilas hingga bersih
5.    Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal dianjurkan menggunakan secara teratur minimal 2-3 kali seminggu dan dilanjutkan dengan roro mendut masker rempah hitam

Efek setelah pertama kali pemakaian lulur ini rasanya segar, bersih dan adem karena kotoran tubuh jadi terangkat. Kulit saya yang cenderung banyak bintik merah sedikit berkurang. Selain itu kulit juga terasa lebih halus dan wangi karena aroma rempahnya yang khas, eh serasa jadi putri keraton hehhee.. 

Roro Mendut Masker Rempah Hitam


Awalnya saya agak bingung membedakan mana masker roro mendut mana lulurnya karena bentuk dan warna yang hampir sama. Untung saja di kemasan dalamnya tertulis jadi nggak perlu di tulis pakai spidol. *lol.. jika diteliti masker punya tekstur yang lebih halus dan warna tidak terlalu terang dibandingkan dengan lulurnya. Kalau lulurnya setelah diberi air berwarna coklat tua hampir kehitaman. Sedangkan masker berwarna coklat pucat. Aroma rempah tradisonalnya wangi banget dan menenangkan dan belum pernah saya temui di masker yang pernah dicoba sebelumnya.



FYI, masker pemutih wajah roro mendut terbuat dari beras ketan hitam, rempah-rempah, kopi, rumput laut dan aneka tumbuhan lainya yang mengandung nutrisi pencerah kulit alami (whitening agent), mengoptimalkan regenerasi sel, menutrisi kulit, menghaluskan permukaan kulit, menghilangkan noda hitam bekas jerawat, mengencangkan kulit dan merapatkan pori-pori. Sama seperti lulur, maskernya bisa digunakan untuk badan dan wajah.

Berikut cara menggunakannya
1.    Tuang bubuk masker ke mangkuk. Saya menggunakan setengahnya untuk sebagian badan dan seluruh wajah.
2.    Tambahkan air dan aduk hingga mengental
3.    Tunggu hingga masker mengencang dan mengering sekitar 15-20 menit
4.    Lalu bilas dengan air hingga bersih


Pemakaian pertama masker roro mendut langsung terasa. Cukup instan sih menurut saya efeknya. Kulit terasa lebih halus segar dan yang kerasa banget kerasa kinclong dan kenceng. Kalau di lihat dari before after, foto pertama sebelum menggunakan masker kulit wajah saya terlihat kusam dan berminyak. Belum lagi banyak flek hitam di wajah, setelah pemakaian, kulit wajah jadi lebih bersih kinclong dan flek sedikit berkurang. Mungkin kalau dipakai teratur efeknya lebih bagus lagi.

Overall, Produk Roro Mendut ini recomended banget untuk teman-teman yang suka wangi tradisonal dan butuh produk perawatan kecantikan yang aman. Tapi memang sih harus menyediakan waktu khusus untuk luluran dan maskeran karena namanya tradisonal, jadi nunggu keringnya agak lama hehe.. pas deh kalau kumpul bareng saudara atau sahabat dan luluran bareng.


Nah yang tertarik mau mencoba bisa membeli secara online, karena offlinenya baru ada di Yogyakarta aja.


Online :
http://roromendutofficial.co.id/beliproduk
https://www.instagram.com/roromendutbeauty/

Offline :
*Saat ini baru tersedia hanya di Yogyakarta*
Mirota Batik Malioboro,
Toko Oleh-Oleh Yogyakarta.