Top Social

Thursday, 28 February 2019

Cara Buang Air Kecil untuk Kesehatan yang Lebih Baik



Cara Buang Air Kecil untuk Kesehatan yang Lebih Baik ini merupakan informasi tentang kesehatan. Setiap orang telah mendengar pepatah "Kamu adalah apa yang kamu makan." Dengan soda, alkohol dan minum kopi yang berlebihan, kita sering lupa bahwa kita adalah apa yang kita minum juga. Air seni adalah limbah cair dari apa yang kita minum sepanjang hari.

Segala sesuatu yang lain disimpan di dalam tubuh kita. Air seni kita dapat memberi tahu kita banyak, tentang bagaimana tubuh kita bereaksi terhadap hal-hal yang kita konsumsi setiap hari saat kencing . Dan bertindak seperti semacam sistem peringatan untuk mengingatkan kita ketika ada masalah.

Warna air kencing dan kotoran kita dapat memberi tahu kita seberapa sehat atau tidak sehat kita sebenarnya. Misalnya, ketika kita Buang Air Kecil dan kencing kita berwarna kuning gelap, oranye atau berwarna madu, kita harus mengonsumsi lebih banyak air. Meskipun busa atau demam adalah normal, jika kencing Anda sering berbusa itu bisa menjadi tanda konsumsi protein yang berlebihan atau penyakit ginjal.

Bakteri usus, pewarna makanan, obat-obatan dan kelainan genetik langka dapat menyebabkan kencing Anda berubah menjadi hijau atau biru. Jika ini terus berlanjut, temui dokter sebagai tindakan pencegahan. Jika kencing Anda kadang-kadang merah atau merah muda dalam warna, itu mungkin karena Anda makan blueberry, rhubarb atau bit. Jika Anda belum makan semua ini, dan Anda memiliki kencing merah atau merah muda, maka temui dokter untuk memeriksa penyakit ginjal, infeksi saluran kemih, atau tumor.

Buang Air Kecil dan aroma kencing Anda juga menunjukkan kesehatan yang baik. Kita semua tahu bagaimana kencing bisa mencium. Meskipun aromanya tidak selalu menyenangkan, jika Anda memiliki bau yang manis, apek atau kuat, ini bisa menjadi pertanda masalah besar. Bau yang kuat dapat menunjukkan infeksi saluran kemih.

Bagaimana Cara Buang Air Kecil yang Benar dan Sehat?

Bau manis dapat berarti bahwa Anda menderita diabetes. Beberapa gangguan metabolisme dapat menyebabkan bau urin. Juga, frekuensi Anda buang air kecil dapat menunjukkan masalah. Jika Anda memiliki bercak atau sering buang air kecil, Anda mungkin mengalami inkontinensia atau kandung kemih yang terlalu aktif.

Peningkatan frekuensi dan urgensi untuk buang air kecil juga bisa menjadi tanda-tanda diabetes, infeksi, atau batu ginjal pada wanita.

Kencing sehat merupakan indikasi kesehatan yang baik. Untuk mengurangi risiko penyakit, infeksi dan komplikasi, periksa pipis Anda secara teratur. Pastikan bahwa Anda memiliki aliran kencing yang tidak beraroma dan tidak berwarna untuk kesehatan yang baik. Minum banyak air dan kurangi konsumsi alkohol, kopi, dan soda.

Memegang kandung kemih Anda juga tidak baik untuk kesehatan Anda dan dapat menyebabkan banyak masalah, jadi jangan malu untuk lari ke kamar mandi untuk Buang Air Kecil. Pergi ketika Anda harus pergi dan menemui dokter Anda, jika Anda melihat ada perubahan frekuensi, urgensi, warna atau aroma.  Temui dokter jika Anda memperhatikan aroma tersebut.

Be First to Post Comment !
Post a Comment

Silahkan Berkomentar ^_^