AZTbYVPopjvar4TJTJPzAz4SPbtvZW2vOh3lqEgw

Mengenal Plus Minus Investasi Reksadana Saham

1 komentar
sumber foto: https://unsplash.com/photos/FPt10LXK0cg

Ingin mengenal lebih jauh mengenai apa itu Reksadana Saham? Pilihan ini menjadi salah satu jenis Reksadana yang cukup terkenal di kalangan masyarakat. Sesuai dengan nama investasinya, pilihan investasi yang dipilih adalah menggunakan instrumen saham. 

Bisa dibilang jenis investasi ini cukup menarik minat masyarakat, lantaran imbal hasil yang tinggi. Meski begitu, pastikan Anda tetap prinsip dari investasi sendiri, yakni high risk, high return. 

Dimana makin tinggi imbal hasilnya, maka akan semakin tinggi pula risiko dari investasi tersebut. Berinvestasi pada Reksadana instrumen saham maka alokasi minimal nya adalah 80% portofolio di produk saham. 

Pengelolaan produk ini adalah dengan jual beli saham. Untuk keuntungan dan kerugian investasi yang berasal dari kenaikan maupun penurunan harga saham pada produk Reksadana. Sedangkan tujuan dari investasi Reksadana instrumen saham ialah guna meningkatkan harga saham dalam jangka waktu panjang. 

Itulah sebabnya mengapa nilai produk ini dalam jangka waktu pendek cenderung naik turun. Alhasil banyak orang yang memilih jenis Reksadana instrumen saham untuk investasi jangka panjang di atas 5 tahun.

Mengenal Plus Minus Investasi Reksadana Saham

Menjadi jenis investasi Reksadana yang banyak orang pilih, ternyata instrumen saham memiliki banyak kelebihan seperti berikut ini. 

1. Tidak Perlu Analisis Terlalu Dalam

Ketika Anda memilih untuk berinvestasi pada Reksadana Saham, maka pengelolaannya langsung dilakukan oleh ahlinya yakni Manajer Investasi. 

2. Imbal Hasil Lebih Tinggi

Jika Anda membandingkan instrumen saham dengan jenis lain, maka investasi ini cenderung memberikan imbal hasil rata-rata tahunan yang lebih besar. Jelas saja, berinvestasi di Reksadana instrumen saham cenderung lebih banyak dilirik.

3. Nominal Investasi yang Lebih Terjangkau

Kelebihan lain berinvestasi dalam instrumen saham melalui Reksadana adalah nominal investasinya yang cenderung lebih terjangkau. Nominal tersebut seringkali dimulai dari rupiah, berbeda dari saham yang minimum pembelian adalah berdasarkan lot dengan harga berbeda-beda. 

4. Bebas Pajak

Salah satu keuntungan lain jika Anda melakukan investasi melalui Reksadana, yakni Anda akan terbebas dari pajak. Hal ini berlaku untuk semua jenis instrumen di Reksadana. Tentu saja, adanya bebas pajak ini akan membuat Anda lebih diuntungkan ketika melakukan jual beli.

5. Risiko Lebih Rendah

Bila Anda perhatikan, berinvestasi Reksadana instrumen saham cenderung memiliki risiko yang lebih rendah. Jadi apabila Anda tidak memiliki kemampuan analisis teknikal maupun fundamental emiten (perusahaan), hal ini tidak akan terlalu berpengaruh. 

Selain itu, alasan Reksadana menjadi solusi minim risiko adalah lantaran keputusan investasinya berada di tangan Manajer Investasi. Meski berinvestasi melalui instrumen saham Reksadana, bukan berarti pilihan ini tidak memiliki risiko sama sekali.

Instrumen ini tetap memiliki risiko seperti penurunan nilai unit penyertaan, misal karena penurunan harga efek portofolio. Adapun potensi lainnya seperti risiko ekonomi dan politik, likuiditas, perubahan peraturan, hingga risiko pembubaran dan likuidasi. 

Satu hal yang perlu Anda ingat sebagai investor, yakni Reksadana instrumen saham adalah produk pasar modal dan bukanlah produk perbankan. Maka dari itu, berinvestasi di Reksadana tidak mendapat jaminan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

Namun tak perlu khawatir, lantaran pengelolaan Reksadana Saham di Indonesia telah mendapatkan pengawasan dan berada di bawah aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Salah satunya adalah dengan berinvestasi di digibank by DBS. Bagaimana? Ingin investasi di Reksadana Saham?

Rekomendasi Investasi Reksadana Saham Menguntungkan di digibank by DBS

sumber foto: https://unsplash.com/photos/W0LtTCq1UjQ

Sudah siap berinvestasi di Reksadana? digibank by DBS hadir sebagai solusi investasi yang tepat bagi Anda. Berbagai keuntungan produk tersedia, seperti :

1. Pilihan Terbaik 

Di mana Reksadana Saham menjadi kategori Reksadana yang memiliki kinerja terbaik dan terpopuler serta skor terbaik. Tidak heran, jika investasi Reksadana melalui instrumen saham sering kali menjadi pilihan para generasi milenial.

2. Investasi Modal Kecil

Dengan menetapkan pilihan di sini, maka Anda bisa melakukan investasi dengan modal yang ringan mulai dari Rp100.000,-saja. Jelas saja, berinvestasi di sini sangat fleksibel. Meski begitu, Anda tetap bisa meningkatkan nominal investasi. 

Misalnya saja ketika Anda memiliki tambahan penghasilan, dan ingin berinvestasi dalam jumlah yang lebih besar. Hal ini karena sifat dari Reksadana instrumen saham yang cenderung fleksibel, yakni dapat menyesuaikan kondisi atau kemampuan finansial Anda.

3. Beragam Pilihan Produk

Hingga lebih dari 50 produk tersedia di digibank by DBS. Sehingga Anda bisa memilih berbagai produk yang sesuai dengan kemampuan finansial maupun kebutuhan untuk berinvestasi

4. Pembelian Berkala

Melakukan pembelian produk melalui Aplikasi digibank by DBS bisa Anda lakukan secara berkala. Dengan begitu, maka Anda tidak harus menyetorkan seluruh dana untuk berinvestasi. Justru, Anda bisa terlebih dahulu melihat bagaimana peluang pasarnya apakah menguntungkan atau sebaliknya. 

5. Investasi Mudah

Mudahnya berinvestasi bisa Anda lakukan Melalui Aplikasi digibank by DBS. Kemudahan ini mulai dari pendaftaran SID (Single Investor Identification) atau nomor ID. Bahkan aktivitas jual beli Reksadana hingga switching dapat dilakukan melalui satu cara yaitu aplikasi di smartphone Anda. 

Ada banyak keuntungan yang dapat Anda rasakan ketika menggunakan Aplikasi digibank by DBS ini. Setelah mengetahui apa itu Reksadana Saham dan keuntungannya, kini akan lebih mudah bagi Anda untuk menentukan pilihan investasi yang cocok. Rekomendasi investasi Reksadana Saham pilihan hanya di digibank by DBS.

Related Posts

1 komentar

  1. Sekarang bisa investasi aman dan terpercaya di reksadana, ya, apalagi banyak keuntungannya. Kalau ingat dulu banyak investasi yang malah merugikan, jadi ragu. Tapi, kalau yang resmi dan terpercaya seperti reksadana gak meragukan lagi.

    BalasHapus

Posting Komentar